
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Boejasin Pelaihari kembali menambah layanan kesehatan dengan menghadirkan alat deteksi kanker payudara berupa mammografi.
Perangkat medis tersebut telah ditempatkan di ruang Radiologi lantai 1 dan saat ini tinggal menunggu perizinan sebelum resmi dioperasikan untuk melayani masyarakat, khususnya kaum perempuan.
Kepala Seksi Pelayanan Penunjang Medik RSUD H Boejasin, M Syam’ani, mengatakan sebelum layanan dijalankan, pihak rumah sakit telah menjalani visitasi dari tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
“Visitasi sudah dilakukan pekan lalu oleh tim dari Kemenkes RI terkait layanan skrining kanker payudara,” ujar Syam’ani, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, tahapan selanjutnya adalah menunggu terbitnya izin operasional dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), mengingat alat mammografi menggunakan radiasi dalam proses pemeriksaannya.
“Setelah izin dari BAPETEN keluar, selanjutnya menyusul proses administrasi dengan BPJS Kesehatan. Untuk tenaga operator, sudah dilakukan pelatihan sehingga siap mengoperasikan alat tersebut,” jelasnya.
Selain penambahan layanan mammografi, RSUD H Boejasin juga berencana menambah satu unit CT Scan dengan spesifikasi 64 slice. Saat ini, rumah sakit tersebut telah memiliki CT Scan 13 slice.
Syam’ani menerangkan, istilah slice merujuk pada kemampuan alat dalam menghasilkan potongan gambar organ tubuh dalam sekali pemindaian. Semakin tinggi jumlah slice, semakin detail hasil pencitraan yang diperoleh.
“Penambahan fasilitas ini untuk mendukung layanan KJSU, yakni kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi, serta pelayanan kesehatan ibu dan anak,” pungkasnya.
Sumber: poroskalimantan.com
Kembali Ke Halaman Sebelumnya
